Adalah epos pewayangan ramayana pada serat yuddakanda yang berujung terbunuhnya rahwana oleh sri rama yang mengilhami salah seorang penonton pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada tahun 1990-an dikampung cina, kota baru kelantan memberikan nama serama.
Personafikasi serama dengan sri rama dianggap tepat. Serama bertingkah seperti raja, anggun, dan gagah. Dengan tubuh kecil, tegak dan dada menonjol keluar, serama terlihat anggun saat berlenggak-lenggok diatas catwalk. apalagi ketika ayam liliput itu tertarik kebelakang membentuk huruf S, benar-benar terlihat gagah dan satria.