Rabu, 10 Oktober 2012

Merawat dan Melatih Ayam Serama

SeramaAyamMungilNanEksotik
Ayam serama kini makin digemari para hobiis ayam hias. Bahkan, penggemar burung kicauan pun banyak yang ikut mencoba memelihara ayam serama. Penampilannya yang unik dan ukurannya yang mungil membuat jumlah penggemarnya semakin hari semakin bertambah. Selain sebagai binatang klangenan, ayam serama juga ditujukan untuk kontes yang biasa diselenggarakan di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka juga memiliki komunitas penggemar ayam serama dengan nama beragam. 

Besarnya jumlah penggemar ayam serama menciptakan kebutuhan ayam serama yang besar pula. Karenanya, beberapa pemain besar serama mendatangkan indukan dari Malaysia untuk diternakkan di Indonesia. Tak pelak, bisnis ayam serama pun semakin hari semakin ramai, baik di Jakarta maupun di daerah-daerah. Para breeder pun banyak mendapatkan pesanan anakan serama untuk dikirim ke berbagai daerah.

Ayam serama menjadi primadona unggas hias yang mendatangkan laba yang cukup menggiurkan. Saking ramainya pasar serama, jejaring sosial seperti facebook dan kaskus pun dijadikan media promosi dan ajang jual-beli ayam serama. Imbas positifnya, para breeder ayam serama pun mendapatkan pesanan yang jumlahnya makin meningkat.

Faktor yang menentukan harga jual ayam serama adalah ukuran badan dan bentuk tubuhnya. Semakin kecil ukuran tubuh dan bentuk badan terlihat proporsional, harga yang dibandrol akan sangat tinggi. Anda boleh percaya atau tidak, ayam serama yang berpenampilan bak atlet binaraga yang suka memamerkan busung dadanya bisa dibandrol dengan harga hingga puluhan juta rupiah. Harga ini akan terdongkrak jika ayam serama memiliki corak bulu yang terang. Lebih-lebih jika serama yang ditawarkan pernah menjuara berbagai ajang kontes ayam serama.

Umumnya, harga anakan ayam serama berumur sekitar tiga bulan dengan kualitas biasa sekitar Rp500.000—Rp1.000.000. Sementara itu,  harga ayam serama kualitas kontes bisa mencapai Rp2.000.000—Rp4.000.000. Lain lagi  dengan serama dewasa kualitas kontes bisa dibandrol dengan harga lima juta rupiah ke atas.

Anda masih penasaran dengan si ayam gagah nan mungil ini? Coba simak penjelasannya secara detil pada buku “Serama: Ayam Mungil Nan Eksotik” terbitan AgroMedia Pustaka. Buku ini ditulis oleh Ir. Agus Ruswinarno K.J. & Hadiiswa, yang akan berbagi informasi dan pengalamannya selama bergelut di dunia ayam serama.

Di dalam buku ini dijelaskan mulai dari pengenalan ayam serama, kandang ayam serama, memilih serama, perawatan harian, mempersiapkan ayam serama menjelang kontes, jenis dan kriteria penilaian kontes, beternak ayam serama, hingga penanggulangan penyakit ayam serama. Selain itu, dilengkapi pula dengan galeri berbagai jenis warna dan gaya ayam serama unggulan kualitas kontes.

Selasa, 09 Oktober 2012

Penyakit pada ayam serama

Ancaman penyakit pada ayam serama harus diwaspadai. Karena itu sebaiknya peternak Memahami betul gejala-gejal penyakit yang kerap menyerang unggas. Penyakit yang juga kerap menyerang ayam serama akibat kondisi kandang yang kurang bersih adalah sakit mata. Mata yang sakit biasanya bengkak. Pisahkan ayam lalu simpan di kandang karantina karena dikhawatirkan akan menular ke ayam lain. Untuk mengobatinya bisa gunakan obat tetes mata yang beredar dipasaran. 
 
Flu burung menjadi momok yang menakutkan bagi para peternak unggas. Itulah sebabnya para peternak melakukan berbagai upaya mencegah wabah itu menerjang sang klangenan. Flu biasanya rentan menyerang saat musim hujan. Ketika cuaca dingin dan kelembapan udara tinggi. Pad kondisi itu organisme penyebab penyakit leluasa berkembang biak. Gejala ayam yang terserang flu dapat dikenali dari jenggernya. Jika warna jengger berubah menjadi kebiruan dan ayam terlihat murung, maka sebaiknya pesahkan dari kandang dan tempatkan dikandang khusus karantina. Setelah itu berikan antibiotik dan obat flu untuk unggas yang tersedia dipasaran. 
 
Sebetulnya cara terbaik mencegah ialah saat mulai memelihara serama dengan memberi vaksinasi secara berkal dan suplemen yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh serama. Kandang yang tidak terjaga kebersihanya membuat serama rentan terkena cacingan. Gejala cacingan dapat dilihat dari nafsu makan yang berkurang. Ketika diberi makan, ayam yang terserang cacingan biasanya diam atau hanya sesekali mematuk pakan. Segera berikan obat anti cacing untuk unggas yang beredar di pasaran. Beberapa peternak di Malysia memberikan herbal anticacing yang terbuat dari serbuk biji pinang yang dicampur dengan bahan herbal lain. Obat itu dijual toko-toko penyedia sarana prodksi ternak disana. Obat diberikan hanya sekali. Bila kondisi ayam belum membaikdalam beberapa hari, obat diberikan kembali.
 
Seperti halnya manusia, menjaga keberssihan tubuh ayam serama sangatlah penting agar terhindarbdari serangan penyakit. Kaki serama yang pendek membuat sayap kerap menjuntai ke lantai kandang sehingga rentan kotor. Jika dibiarkan dapat merusak penampilan serama. Ujung bulu yang mestinya menyatu menjadi pecah-pecah. Kotoran yang menempel pada bulu juga bisa mengundang penyakit. Itulah sebabnya serama mesti rutin dimandikan.

Banyak cara yang dilakukan hobiis untuk memandikan serama. Teknik memandikan tergantung pada kondisi iklim dan temperatur. Hindari mandi berat ketika musim hujan. Pasalnya, dimusim hujan intensitas cahaya matahari rendah sehingga dikhawatirkan bulu sulit kering setelah dimandikan. Kondisi itu dapat menyebabkan serama kedinginan setelah dimandikan. Kondisi itu dapat menyebabkan serama kedinginan dan rentan terhadap penyakit seperti flu. Karena itu cukup lap bagian-bagian yang kotor dengan spons basah seperti bagian bawah dada dan sayap. Saat mengelap mesti hati-hati agar bulu tidak pecah. Ketika musim hujan serama cukup dimandikan setiap 2 pekan.

Saat musim panas ayam serama bisa dimandikan dengan menyemprotkan air memakai sprayer. Pemakaian sabun dimungkinkan bila ditemukan kutu yang suka bersembunyi dibalik bulu. Kutu salah satu ancaman bagi serama. Bila tidak dikendalikan dapat menyebabkan kulit ayam luka dan infeksi sehingga menimbulkan borok. Kutu juga bisa menyerang si pemilik dan menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Usai dimandikan ayam serama dijemur selama 1-2 jam dibawah sinar matahari pagi yakni pada pukul 8 atau sesudah diberi pakan pertama. Penjemuran juga memberikan kebebasan sementara bagi serama untuk bergerak.
 
 
Sumber:
http://www.seramamalang.com

Senin, 08 Oktober 2012

Pakan Ayam Serama

Pakan yang cukup menjadi kunci agar serama tumbuh dengan baik.
1. Konsentrat
contoh pakan pabrik yang kerap digunakan adalah Goldcoin 105. Pakan starter itu diberikan kepada anakkan serama umur 1 bulan. Setelah berumur lebih dari 1 bulan menggunakan pakan grower Goldcoin 107. Masing-masing pakan itu dikombinasikan dengan jagung halus dengn perbandingan 2:3. Pakan diberikan 2 kali sehari pukul 09.00 dan 19.00 .
2. Kombinasi pakan
Untuk anakan berumur 1 bulan : Voer 511, Tepung Jagung dan dedak dengan perbndingan 1:1:1. saat remaja  dan dewasa campuran pakan : Voer 511, jagung halus, dedak dan beras merah 1:1:2:1. untuk induknya perbandingan pakan ayam serama 1:1:1:1. Campuran pakan dicampur dengan sedikit air hingga terlihat basah sehingga ayam tidak pilih-pilih pakan dan juga membantu pencernaan.
3. Beras hijau
Beras hijau rendah karbohidrat dan kaya serat. Sehingga ayam serama merasa kenyang, tapi tidak mengakibatkan kegemukkan.
4. Pepaya
Pepaya berperan melancarkan pencernaan. Usus serama yang pendek membuat ayam rentan sembelit jika makanan menumpuk di saluran pencernaan. Karena itu diperlukan makanan tambahan yang melancarkan pencernaan. Pepaya juga laya vitamin c yang berperan meningkatkan kekebalan tubuh ayam serama
5. Daun bambu
Daun bambu dapat meningkatkan kekebalan tubuh ayam serama. Dalam pengobatan cina, daun bambu memang kerap digunakan sebagai obat.
6. Minyak ikan
Minyak hasil ekstrak lemak ikan dipercaya dapat mengkilapkan bulu ayam serama, karena mengandung vitamin E tinggi dan dapat merangsang nafsu makan ayam serama.

Kamis, 04 Oktober 2012

Tim KAPASS Juarai Kontes Ayam Serama

Komunitas Pelestari Ayam Serama Sumatera (KAPASS), berhasil menjuarai beberapa kelas pada Kontes Nasional "Pakuwon City Cup" di Surabaya, Minggu (03/6/2012). Peserta yang ikut perlombaan, berasal dari seluruh wilayah di Indonesia dan dari Pulau Sumatera diwakili Palembang, Lampung dan Pekanbaru

Dari Kota Palembang, tim KAPASS menurunkan 12 ekor ayam diwakili pemiliknya yakni Arifin Februarius, Romzy Anthoni, Martha Rachmadi dan Bernie Baladewa. Ada 13 kelas yang dilombakan pada acara tahunan yang diselenggarakan PT Pakuwon Group Real Estate bekerja sama dengan Persatuan Serama Indonesia Surabaya dan satu-satunya kontes ayam serama yang disponsori perusahaan besar.


Tim KAPASS sendiri, berhasil meraih Juara 1 pada kelas Jantan Dewasa Tanpa Lawi dengan nama ayam Tomcat yang dimiliki Arifin Februarius. Lalu Juara 1 pada kelas Remaja Betina dengan nama ayam Selendang Mayang, pemilik Arifin Februarius.

Selanjutnya, Tim KAPAS juga berhasil meraih Juara 1 pada kelas Anakan A dengan nama ayam Dee Zinda yang dimiliki Romzy Anthoni. Lalu Juara 1 pada special kelas Raja Kebas dengan nama ayam Dewa Emas yang dimiliki Bernie Baladewa.

Kemudian peringkat 5 jantan tanpa lawi dengan nama ayam Setan Merah, milik Arifin Februarius. Lalu, peringkat 7 betina dewasa, nama ayam Putri Palembang, mili Bernie Baladewa.

Sedangkan di Best Of The Best (BOTB) dari kelas Jantan Dewasa A, Tim KAPASS berhasil meraih juara 2 dengan nama ayam Tomcat, milik Arifin KAPASS Palembang.


Senin, 01 Oktober 2012

Hasilkan Rp 20 Juta Tiap Bulan dari Ternak Ayam Serama

Berawal dari hobi memelihara ayam serama, Akmal Pasya (28), PNS PU Bina Marga Provinsi Sumsel, menghasilkan pendapatan menggiurkan. Ia mengaku satu bulannya bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 20 juta. 

"Pendapatan dari beternak ayam serama ini mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta dari penjualan ayam anakan, remaja, dan indukan," ujarnya kepada Tribun. Namun, menurutnya, harga tersebut dapat berubah, tergantung kualitas ayam serama yang dijual. 

Saat ini, dari pendapatannya tersebut, sebagian hasilnya ditabung. Sedangkan sebagian lainnya ia belikan ayam serama impor untuk dijadikan indukan. 

Akmal menceritakan, awalnya ia kesulitan memelihara ayam serama karena telur yang tidak menetas dan beberapa induk yang mati. Seiring waktu, sejak ia beternak dari tahun 2007, ia sudah tahu bagaimana cara beternak ayam serama yang merupakan jenis ayam terkecil di dunia. 

Kecintaannya pada ayam serama merupakan ketidaksengajaan saat menjelajah dunia maya. Ia mencari ayam hias melalui alat pencari otomatis, yakni Google. Kemudian, menemukan situs web ayam serama yang membuatnya jatuh cinta hingga saat ini. "Ayam serama itu sangat unik, bentuknya kecil dengan dada yang membusung seperti seorang prajurit dan inilah yang membuat saya menyenanginya," jelasnya. 

Sedangkan Didie (30), karyawan Bank Pundi Baturaja, menuturkan, ia sudah tiga tahun hobi memelihara ayam serama. Ia beralasan, tingkah laku ayam serama yang lucu dan bentuknya yang unik dapat mengurangi stres. "Ayam serama ini memang lain dari ayam lain. Karena bagi saya ayam ini membawa hoki yang luar biasa," ujarnya pada Tribun. 

Selain itu, menurutnya, karena ayam tersebut, ia bisa memiliki banyak teman dari berbagai kota sehingga ia memiliki banyak relasi dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Pendapatan dari memelihara ayam ini, menurut Didie, cukup besar. Sebab, anak ayamnya saja yang berumur tiga minggu senilai tablet Galaxy Tab.  "Nah bukankah itu sebagian dari hoki atau rezeki," ujarnya. Namun, untuk saat ini, Didie mengaku hanya sebatas hobi memelihara ayam serama, tidak dijadikan bisnis ternak.
Menurut Didie, memelihara ayam serama tidaklah susah, sama seperti memelihara ayam kampung. Namun, perlu perawatan ekstra, yakni dari kebersihan kandang sampai pakan yang diberikan. Selain itu, saat musim hujan, ayam harus ekstra dirawat karena rawan terkena penyakit. (Iswahyudi)
Sumber :

Selasa, 12 Juni 2012

Ayam serama: Perawatan ekstra dari telur sampai menjelang kontes


Beternak ayam serama gampang-gampang susah. Kesulitan terbesarnya adalah dalam proses penetasan telur. Perawatan ayam asal Malaysia juga terbilang susah, terutama yang disiapkan untuk mengikuti kontes. Pemilik harus menjaga betul pola makan ayam sdrama, termasuk rajin menjemurnya.

Dalam budidaya ayam serama, Haryono, peternak ayam kerdil di Bogor ini, bilang bahwa yang perlu mendapat perhatian adalah masalah cuaca. Maklum, cuaca sangat mempengaruhi kesuburan ayam serama. Cuaca yang terlalu dingin bisa menurunkan kemampuan ayam betina untuk bertelur.

Tapi, ini bisa disiasati dengan pemberian pakan untuk mempertahankan panas tubuh si ayam cebol itu. "Ayam yang dipelihara di daerah dingin harus memperoleh pakan dengan kandungan karbohidrat tinggi, seperti jagung," kata Haryono.

Hanya saja, tak terus-terusan diberi jagung lantaran pemberian jagung terlalu banyak dapat merontokkan bulu ayam. Harus diselingi pakan lain, semisal jangkrik dan tauge.

Kalau ayam serama sudah bertelur, "Kesulitan terbesarnya mungkin dalam penetasan," ungkap Alim Sukrisna, peternak ayam serama di Magelang. Ia mengatakan, seekor ayam betina unggul hanya mampu bertelur 6 hingga tujuh butir dalam sebulan, dan hanya setengahnya yang bisa menetas.

Karena itu, menurut Alim, kunci penting saat menetaskan telur ayam serama yaitu, suhu dan kelembapan. Suhu dalam proses penetasan tidak boleh lebih atau kurang dari 37,5°C - 38°C. Kelembapan udara harus selalu disesuaikan dengan usia telur.

Untuk telur yang berumur satu hingga dua minggu, kelembapan diatur pada kisaran 65%-70%. Dua sampai tiga hari menjelang menetas, kelembapan telur harus ditambah hingga kisaran 95%-100%. "Alat pengukur kelembapan sudah ada pada alat penetas," ujar Alim.

Pengaturan kelembapan ini sangat penting, sebab kondisi udara yang terlalu kering akan membuat kulit telur ayam serama menjadi keras. Akibatnya, anak ayam serama kesulitan memecah cangkang telur sehingga bisa berujung pada kematian.

Nah, untuk bisa menang dalam kontes, perawatan ayam serama harus ekstra. Sebab, bisanya, ayam yang menang tak hanya penampilannya saja yang menarik, tapi juga harus memiliki bobot badan seringan mungkin.

Untuk itu, hindari pakan yang banyak mengandung lemak. Selain itu, tiga hari menjelang lomba, ayam serama hanya boleh disuguhi beras merah atau gabah dengan porsi dua-tiga sendok makan, pagi dan sore.

Soal perawatan bulu, cukup dengan rajin menjemur ayam serama pada pukul 8-10 pagi hari. Sebelum mandi sinar matahari, sebaiknya ayam dimandikan dengan air dulu. Kalau perlu setiap sebulan sekali ayam dikeramas dengan shampo. "Keramas harus dilakukan pada saat cuaca cerah, setelah itu segera dihanduki dan dijemur," kata Alim.

Ada baiknya, ayam serama juga mendapat asupan vitamin E untuk menjaga kecantikan bulu. Termasuk pakan yang mengandung fosfor dan kalsium, semacam sotong atawa kulit cumi.

Alim menambahkan, ayam serama juga harus dilatih berkonsentrasi supaya tampil prima saat melenggak-lenggok di atas panggung. "Ayam tidak boleh mematok karpet atau kabur dari panggung," katanya. Caranya, sekitar dua-tiga minggu sebelum kontes, ayam serama harus dibiasakan berada di atas karpet.



Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id

Senin, 08 Agustus 2011

Sosok ayam serama


Sosok serama dianggap bagus jika memiliki kepala, ekor, dan kaki proporsional dengan tinggi yang hanya 20-30 cm. Namun, organ-organ lain seperti jengger, pial, sayap, bulu pedang, warna dan kondisi bulu tidak kalah penting. Musababnya bagian aksesori dari tubuh serama itu mempunyai kontribusi nilai cukup besar. Misal, bulu pedang yang melengkapi ekor serama, maksimal menyumbangkan 10% dari toatal nilai 100%. Belum lagi sayap yang dapat menambah nilai maksimal hingga 7%.

Semua organ tubuh turut mendukung penampilan serama, sehingga selain terkesan ayam mini juga terlihat sempurna. Pokoknya aksesori harus lengkap. Keculai untuk serama anakan dan betina yang belum atau tidak bisa memiliki bulu pedang, misalnya, poin-poin penilaian disesuaikan.

Toh dalam kontes serama penjurian dibedakan beberapa kelas diantaranya, kelas jantan dewasa A berbobot kurang dari 360 gram. Kelas jantan dewasa Bberbobot 361-500 gram. Kelas jantan muda berumur 6-9 bulan, kelas jantan remaja berumur 3-6 bulan, kelas indukan betina, dan kelas anakan berumur 1-3 bulan.

Senin, 01 Agustus 2011

Ayam serama impian

Di arena kontes, juri menilai serama dari aspek sosok dan gaya. Kedua aspek itu dinilai dengan porsi berbeda, sosok 75%, dan gaya 25%. Penilaian sosok yang meliputi bagian kepala, tubuh, sayap, bulu, kaki dan ekor, harus mencerminkan kemungilan ayam serama. Sedangkan gaya di nilai ketika serama menampilkan karakter sombong atau angkuhnya diatas catwalk, membusungkan dada dan melangkah mantap dengan pandangan lurus ke depan.

Standar penilaian itu bersifat umum. Artinya, baik di Malaysia, Indonesia, Thailand bahkan di Amerika serikat, juri menggunakan cara yang sama untuk menilai kecantikan ayam serama.

Di Indonesia setiap komunitas serama memberlakukan proses penjurian yang berbeda. Ada yang hanya menilai serama diatas catwalk, ada juga yang melakukan 2 kali penjurian yaitu dikandang dan catwalk. Demikian lamanya waktu penilaian, komunitas tertentu merasa cukup dengan memberikan waktu 1,5 menit kepada masing-masing serama. Komunitas lain menambah waktu penjurian menjadi 3 menit, malah ada yang menetapkan waktu penjurian hingga 10 menit untuk beberapa serama yang dinilai masal.

Kamis, 28 Juli 2011

Persiapan sebelum kontes ayam serama

Selain bentuknya yang indah, warna jengger harus terlihat cerah. Beberapa penghobi menggunakan minyak kelapa sawit atau kelapa murni untuk mengkilapkan jengger agar terlihat lebih segar. Caranya oleskan minyak pada seluruh bagian jengger, muka dan telinga. Minyak kelapa murni juga bisa digunakan untuk mengkilapkan warna kaki.

Di malaysia beberapa peternak membuka jasa salon serama. Mereka memberi layanan perbaikan penampilan serama seperti operasi ekor bengkok, penanaman lawi dan pembentukan jengger. Mereka beranggapan kontes serama ibarat kontes kecantikan. Para kontestan didandani agar terlihat cantik. Begitu juga dengan serama. Karena itu berbagai upaya untuk memperbaiki penampilan serama agar tampil cantik dianggap lumrah. Di Indonesia praktek semacam itu masih kontroversial karena mengurangi originalitas kualitas serama.

Ketika mengikuti kontes, para penghobi biassanya menempatkan serama dalam kotak khusus yang terbuat dari tripleks atau papan kayu. Ukurannya lebih ramping ketimbang kandang biasa yakni hanya berukuran 30 cm X 60 cm X 60 cm. Kotak itu hanya muat untuk 1 serama. Kotak sengaja dibuat ramping agar tidak menyita ruang saat pengangkutan. Kotak juga dibuat lebih tertutup agar serama tidak stress dalam perjalanan.

Jika hendak mengikuti kontes yang lokasinya jauh, serama sebaiknya diberi makanan yang banyak mengandung air seperti mentimun atau pepaya. Pasalnya, didalam kotak tidak disediakan tempat minum karena dikhawatirkan tumpah selama perjalanan. Jadi, selain memberikan rasa kenyang, makanan berkadar air tinggi juga bisa menghilangkan rasa haus selama perjalanan.

Beberapa jam sebelum kontes dimulai serama sebaiknya diberi makan dahulu. Jika tampil dalam kondisi lapar, serama bukanya bergaya tetapi malah mematuk-matuk permukaan meja untuk mencari makan. Namun, jangan sampai serama terlalu kenyang karena akan membuat serama malas untuk bergaya akibat kekenyangan.

Kamis, 21 Juli 2011

Ayam serama, bersolek sebelum bertanding

Selain kemampuan untuk bergaya, kondisi aksesori juga memberi sumbangsih dalam pengumpulan nilai saat kontes. Karena itu aksesori mesti dipercantik menjelang kontes.

Serama harus terlihat bersih saat kontes. Sebelum berlaga sebaiknya bulu dibersihkan dulu dengan spons basah. Terutama pada bagian-bagian yang rentan kotor seperti ujung sayap dan bagian ekor.

Bulu-bulu halus yang baru tumbuh yang masih berwarna putih dan abu-abu sebaiknya dipotong agar tidak menganggu penampilan bulu-bulu dewasa. Caranya cukup dengan mematahkan sebagaian bulu halus dengan ujung kuku.

Sususnan bulu juga mesti dirapikan agar susunanya teratur dan sesuai dengan arah tumbuh bulu. Bulu yang bengkok diperbaiki dengan cara ditekuk agar kembali ke bentuk semula. Bulu yang rentan bengkok adalah bulu lawi karena ukuranya panjang sehingga seringkali tertekuk. Saat menekuk harus hati-hati agar bulu tidak patah.

Kamis, 14 Juli 2011

Terapi pijat untuk ayam serama

Pijatan-pijatan ringan pada bagian dada dan pangkal sayap perlu dilakukan secara rutin. ujuanya untuk melenturkan otot-otot serama. Passalnya, saat bergaya hampir seluruh otot tubuh serama berkontraksi. Jika otot kaku dapat menyebabkan cidera. Jika sudah begitu serama akan trauma dan enggan bergaya lagi.

Pemijatan rutin juga membuat serama lebih jinak dan merasa nyaman dengan sang pemilik. Serama perlu dijinakan agar tidak terlalu agresif saat kontes. Jika terlalu agresif serama akan loncat ke meja lain untuk menyerang serama lain. Jika serama merasa nyaman dengan sang pemilik, maka ketika kontes serama akan tampil percaya diri karena merasakan kehadiran sang pemilik di dekatnya.

Pemijatan sebaiknya juga dilakukan beberapa saat sebelum berlaga dimeja kontes. Pemijatan dapat merangsang serama untuk bergaya. Setelah dipijat serama biasanya langsung melakukan peregangan dengan mengepakan sayap dan langsung bergaya.

Kamis, 07 Juli 2011

Melatih ayam serama

Gaya ayam serama yang membusungkan dada dan menarik kepala kebelakang sebetulnya merupakan ekspresi untuk menarik lawan jenis dan konfrontasi terhadap serama lain diluar koloni. Karena itu untuk memancing serama agar mau bergaya bisa dilakukan dengan cara mendekatkan serama betina pasanganya atau jantan lain. Pelatihan itu bisa dilakukan setiap hari saat tengah menjemur serama.

Arena kontes ayam serama hanya meja kecil berukuran 1 m X 1 m. Karena itu saat menjemur sebaiknya letakan serama diatas meja agar terbiasa dengan ruang gerak seluas itu. Hindari memberi makan atau terlalu sering mengumbar di tanah. Kebiassaan itu bisa membuat serama tidak betah diatas meja dan akhirnya loncat turun dari meja. Serama yang turun dari meja saat kontes akan mempengaruhi penilaian juri.

Suara yang bising dan suasana ramai saat kontes dapat mengejutkan serama. Jika tidak terlatih dengan kondisi itu, serama bisa loncat dari meja kontes. Itulah sebabnya mental serama perlu dilatih dengan sesekali memberikan suara bising seperti tepukan tangan dan teriakan saat menjemur ayam serama.

Kamis, 30 Juni 2011

Cermat memilih anakan ayam serama

Jika hendak merawat dari anakan, hobiis mesti tahu betul assl-usul anakan yang akan dibeli. Itulah sebabnya sangat disarankan membeli ayam serama dari penangkar yang menjamin indukan yang ditangkarkan bermutu. Setelah itu, baru periksa anatomi tubuh anaknya.

Dalam beberapa kasus, anakan berumur 1 bulan sudah mampu bergaya dan selam. Namun penghobi sebaiknya jangan tergiur untuk membeli anakan itu. Berdasarkan pengalaman beberapa peternak, anakan ayam serama yang biasa selam sejak kecil justru struktur tulangnya berubah saat dewasa.

Contihnya tulang punggung dan leher membentuk kurva S. Maklum, anakan masih dalam fase pertumbuhan. Gaya selam secara terus menerus dapat menggeser susunan tulang belakang sehingga ayam cacat saat dewasa. Saat memilih anakan sebaiknya pilih yang berleher panjang. Leher yang panjang cenderung melengkung memungkinkan serama untuk menarik kepala kebelakang dan menekan saat selam ketika dewasa.

Jumat, 24 Juni 2011

Pilihlah indukan ayam serama yang berkualitas

Untuk memperoleh ayam serama yang berkualitas tak semudah membalikan tangan. Maklum, meskipun kualitas induk bagus, belum tentu bisa menghasilkan anakan berkualitas.

Meski begitu bibit, bobot dan bebet sebaiknya tetap dipertimbangkan saat memilih serama. Toh dalam teori genetik sifat dasar induk pasti akan mengalir dalam darah sang anak. Setidaknya dengan memilih induk bermutu kemungkinan untuk mendapatkan anakan bermutu tinggi lebih besar ketimbang menggunakan induk kualitas rendah.

Induk jantan biasanya mewariskan gaya dan bentuk tubuh. Sedangkan betina mewariskan tonjolan dada dan corak warna bulu. Karena itu saat memilih induk jantan pilih yang mampu bergaya ideal. Sedangkan untuk anatomi tubuh, pilih induk betina yang dadanya menonjol dan bercorak warna indah

Sabtu, 18 Juni 2011

Mencetak ayam serama jadi juara

Meraih juara dalam kontes ayam serama dambaan setiap hobiis ayam serama. Makin banyak meraih gelar juara nilai jual seramapun terus terdongkrak. Dalam kontes ayam serama, bobot poin tinggi diperoleh dari kemampuan si ayam mini bergaya diatas meja kontes. Ayam serama bermutu harus mampu berlenggak-lenggok diatas meja bak peragawati seraya membusungkan dada dan menarik kepalanya ke belakang atau sering disebut selam.

Nilai tambahan lain diperoleh dari aksesori serama seperti jengger, pial, mata bulu, dan kakai. Serama berkualitas idealnya memiliki jengger dan pial yang tidak cacat dan berwarna merah cerah. Matanya juga jernih dan bersinar. Selain bercorak indah, bulu terlihat mengkilap dan berminyak, kakipun bersih dan tidak cacat.

Minggu, 12 Juni 2011

Penyakit pada ayam serama

Ancaman penyakit pada ayam serama harus diwasspadai. Karena itu sebaiknya peternak memahami betul gejala-gejal penyakit yang kerap menyerang unggas.

Penyakit yang juga kerap menyerang ayam serama akibat kondisi kandang yang kurang bersih adalah sakit mata. Mata yang sakit biasanya bengkak. Pisahkan ayam lalu simpan di kandang karantina karena dikhawatirkan akan menular ke ayam lain. Untuk mengobatinya bisa gunakan obat tetes mata yang beredar dipasaran.

Flu burung menjadi momok yang menakutkan bagi para peternak unggas. Itulah sebabnya para peternak melakukan berbagai upaya mencegah wabah itu menerjang sang klangenan. Flu biasanya rentan menyerang saat musim hujan. Ketika cuaca dingin dan kelembapan udara tinggi. Pad kondisi itu organisme penyebab penyakit leluasa berkembang biak.

Gejala ayam yang terserang flu dapat dikenali dari jenggernya. Jika warna jengger berubah menjadi kebiruan dan ayam terlihat murung, maka sebaiknya pesahkan dari kandang dan tempatkan dikandang khusus karantina. Setelah itu berikan antibiotik dan obat flu untuk unggas yang tersedia dipasaran. Sebetulnya cara terbaik mencegah ialah saat mulai memelihara serama dengan memberi vaksinasi secara berkal dan suplemen yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh serama.

Kandang yang tidak terjaga kebersihanya membuat serama rentan terkena cacingan. Gejala cacingan dapat dilihat dari nafsu makan yang berkurang. Ketika diberi makan, ayam yang terserang cacingan biasanya diam atau hanya sesekali mematuk pakan. Segera berikan obat anti cacing untuk unggas yang beredar di pasaran. Beberapa peternak di Malysia memberikan herbal anticacing yang terbuat dari serbuk biji pinang yang dicampur dengan bahan herbal lain. Obat itu dijual toko-toko penyedia sarana prodksi ternak disana. Obat diberikan hanya sekali. Bila kondisi ayam belum membaikdalam beberapa hari, obat diberikan kembali.

Senin, 06 Juni 2011

Merawat mahkota ayam serama

Jengger ibarat mahkota bagi ayam serama. Karena itu keindahanya menjadi salah satu kriteria yang dinilai pada saat kontes. Selain bentuknya yang indah dan proporsional, warna jengger harus terlihat cerah dan mengkilap. Itulah sebabnya perawatan jengger juga tak kalah penting.

Banyak cara dilakukan hobiis untuk merawat jengger. Para peternak di Malaysia biasanya mengolesi jengger dengan minyak jelantah bekas menggoreng ikan atau ayam. Minyak bekas itu biasanya mengandung kunyit dari bumbu yang mengandung antibiotik. Karena itu mereka biasa menggunakan minyak goreng bekas itu untuk pengkilap dan pengobat luka pada ayam serama.

Beberapa hobiis ditanah air merawat kesehatan jengger dengan mengoleskan virgin coconut oil (VCO). Minyak kelapa murni itu bersifat antibakteri sehingga bisa digunakan untuk mengobati luka dan mencegah infeksi.

Senin, 30 Mei 2011

Makanan tambahan untuk ayam serama

Pepaya berperan melancarkan pencernaan. Usus serama yang pendek membuat ayam rentan sembelit jika makanan menumpuk disaluran pencernaan. Karena itu diperlukan makanan tambahan yang melancarkan pencernaan. Pepaya juga kaya vitamin c yang berperan meningkatkan kekebalan tubuh ayam.

Sebelum diberikan potong pepaya berbentuk dadu dengan diameter 5 mm agar serama mudah menyantapnya. Pepaya sebaiknya diberikan pada tempat yang terpisah dari pakan biasa. Dalam sehari pepaya diberikan minimal 2 kali yakni sesudah pemberian pakan biasa.

Selain sebgai penghias taman, daun bambu juga bisa menjadi makanan tambahan bagi ayam serama. setiap pagi, sahasdi mengumbar serama dihalaman dan membiarkan serama mematuk daun-daun bambu. Menurutnya daun bambu dapat meningkatkan kekebalan tubuh serama sehingga lebih tahan terhadap penyakit. Dlam pengobatan tradisional china, daun bambu sering digunakan sebagai tanaman obat.

Meski tidak mutlak, pemberian suplemen berupa vitamin penting untuk melengkapai kebutuhan nutrisi serama. Vitamin-vitamin unggas dapat diperoleh di toko-toko penyedia sarana produksi ternak. Vitamin biasanya diberikan bersamaan dengan pakan dan minum atau terpisah.

Salah satu jenis suplemen yang diberikan beberapa peternak adalah minyak ikan. Minyak hasil ekstrak lemak ikan itu dipercaya dapat mengkilapkan bulu karena mengandung vitamin E tinggi dan dapat merangsang nafsu makan. Minyak ikan berupa kapsul diberikan 2 kali seminggu. Kapsul disuapkan langsung ke mulut serama.

Senin, 23 Mei 2011

Beras hijau untuk pakan ayam serama

Majidi, peternak ayam serama di penang malaysia, menghindari pemberian pakan pabrik karena membuat serama tumbuh bongsor. Padahal, ciri khas serama adalah ukuranya yang mungil. Itulah sebabnya ia memberikan pakan beras hijau.

Temukut - sebutan beras hijau dimalaysia- adalah beras apkir dari padi muda yang ikut terpanen.eras hijau biasanya dipisahkan pada saat menggiling padi.

Menurut Majidi pakan beras hijau rendah karbohidrat dan kaya serat. akibatnya ayam merasa kenyang tapi tidak menyebabkan kegemukan. Beras hijau itu dikombinasikan dengan dedak dengan perbandingan sama.

Senin, 16 Mei 2011

Konsentrat untuk pakan ayam serama

The leong toh, peternak serama di penang malaysia lebih memilih memberikan pakan pabrik berupa konsentrat yang kerap diberikan kepada ayam pedaging. Menurutnya pakan pabrik lebih baik karena kandungan nutrisinya terukur. Toh serama tidak rakus makan. sehari hanya perlu sejumput pakan. Jadi, pakan tak menyita banyak biaya.

Contoh pakan pabrik yang banyak digunakan adalah gold coin 105. Pakan starter itu diberikan kepada anakan serama berumur 1 bulan. Setelah berumur diatas sebulan beralih menggunakan pakan grower goldcoin 107. Masing-masing pakan itu dikombinasikan dengan jagung halus dengan perbandingan 2:3. Pakan diberikan 2 kali sehari yakni pada pukul 08.00 dan 18.00